Hanya Dia

Belum bisa terucapkan
Iris hati membuat hampa asa
Bersujud meluluhkan tangis
Ingin selalu tertunduk berserah
Pada Ilahi Yang Maha Pencipta

Dunia berselipkan kebohongan
Sudah biasa dalam tangisan
Memohon syahdu pun pada insan
Tetap Ilahi tempat sandaran

Malam dingin tempat tungguan
Simpang ampunan menuju kesana
Tampat dambaan insan bertaqwa
Namun semua tetap karena ridho-Nya

Ya Robb… Maha Pengampun
Apalah daya dan upaya kami
Sedang hisabmu pasti menjelang
Sudah tentulah janji-Mu pasti

By: Nur’ainun Siregar

Leave a Reply